SATUAKSI – Bangsa Indonesia kaya dengan budaya. Mitos-mitos bisa jadi alat untuk mengembangkan budaya produktif sesuai zaman. Mitos menghormati kepemimpinan kaum perempuan dapat diambil dari mitos-mitos tentang perempuan yang dikenal luas di Indonesia.
Kerjasama antara AKSI dengan INOVASI, mencoba mengankat teman kepemimpinan perempuan dalam pendidikan. dalam acara ngobrol santai AKSI dengan INOVASI, di Lantai 5 Ruang Diskusi Perpustakaan Daerah Jakarta, Kamis, 5 Maret 2026.Β
Kita kenal salah satu mitos paling di nusantara adalah Nyai Roro Kidul. Salah satu versi menyebutkan ia adalah Putri Kadita dari Kerajaan Pajajaran.Β Karena kecantikannya, ia difitnah oleh selir raja hingga menderita penyakit kulit yang parah.
Karena putus asa, ia terjun ke Laut Selatan.Β Air laut menyembuhkan penyakitnya dan ia pun menjadi penguasa abadi di sana. Nyai Roro Kidul hingga sekarang menjadi mitos penguasa laut selatan.Β
Selanjutnya mitos dari Jawa Barat yaitu kisah Dayang Sumbi, seorang putri yang terasing di hutan. Suatu ketika, ia bersumpah akan menikahi siapa pun yang mengambilkan alat tenunnya yang jatuh. Ternyata yang diambil adalah seekor anjing sakti bernama Tumang. Suatu ketika, tanpa senagaja Sangkuriang membunuh si Tumang. Ibunya marah dan mengusirnya.
Sangkuring sudah dewasa bertemu dengan perempuan bukan yang lain adalah ibunya. Sangkuring tidak sadar bahwa yang dicintai adalah ibunya.Β Dayang Sumbi membatalkan perkawinan dengan membuat persyaratan yang tidak dipenuhi oleh Sangkuriang. Sangkuring menendang perahu buatannya menjadi Gunung Tangkuban Parahu.
Kita juga kenal kisah dari Sumatera Barat. Mande Rubayah adalah nama tokoh ibu dalam cerita Malinkundang. Mande Rubayah adalah ibu tunggal yang sangat menyayangi anaknya, Malin Kundang. Ia merelakan Malin pergi merantau untuk mencari nasib yang lebih baik. Setelah bertahun-tahun, Malin kembali menjadi saudagar kaya raya dengan istri yang cantik.
Namun, karena malu akan kemiskinan ibunya, Malin berpura-pura tidak mengenalnya dan bahkan menghinanya di depan umum. Sakit hati karena pengkhianatan tersebut, Mande Rubayah berdoa kepada Tuhan agar menghukum anaknya. Tiba-tiba, badai besar datang dan Malin Kundang berubah menjadi batu.
Mitos-mitos kisah perempuan Nyi Roro Kidul, Dayang Sumbi, Mande Rubayah, memberi pesan moral bahwa kaum perempuan memiliki kekuatan dalam kepemimpinan.Β Mitos-mitos perempuan beredarnya kaum perempuan yang dipersonifikasikan sebagai penentu keputusan. Ini bisa jadi jadi narasi bahwa bangsa Indonesia memiliki budaya menghormati kepemimpinan kaum perempuan.***Β
