Author name: toto suharya

Wawan, S.Pd. Kepala SLBN Cicendo mendapat penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Di serahkan pada hari pendidikan nasional 2 Mei 2023. (Photo Bersama Kepala Cabang Dinas Wilayah VII, Wawan, S.Pd. dan Ketua Umum DPP AKSI)

dikutif dari Gorajuara.com, Kiki Aryani, M.Pd. selaku kepala sekolah SMA BPI 1 Bandung, sedang implementasikan Kurikulum Merdeka. SMA BPI 1 Bandung menjadi sekolah percontohan. Dalam Kurikulum Merdeka siswa dapat melakukan pembelajaran dimana saja. Siswa diberi kesempatan untuk mengeksplor berbagai potensi diri secara maksimal melalui berbagai proyek. Siswa harus merasa senang ketika belajar. Rasa senang bisa muncul ketika siswa berminat pada materi yang akan dipelajari.

Dalam pembelajaran proyek, siswa belajar mengelola proyek kegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, bahkan hingga project ini dapat dijual kepada masyarakat. Festival Budaya SMA BPI 1 Bandung diikuti oleh siswa-siswi SMP tingkat Jabar, dengan memperebutkan trophy, sertifikat dan uang pembinaan total puluhan juta rupiah. Pengalaman mengelola kegiatan, kemampuan ini akan bermanfaat bagi siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan proyek yang dikelola siswa ini, memperbutkan juara umum dengan mendapatkan trophy Gubernur Jawa Barat. Melalui kegiatan ini, diharapkan, SMA BPI 1 Bandung turut serta memelihara budaya bangsa. Di tengah kemajuan zaman, budaya bangsa jangan tersingkir di negerinya sendiri.

Selain itu, derasnya budaya asing yang membanjiri tanah air, jangan sampai mengalahkan budaya lokal. Generasi muda harus bangga punya budaya lokal dan diperkenalkan ke dunia internasional.Ketua pelaksana Reswara Dr. Lia Rohliawati M.MP.d menambahkan, semoga melalui reswara ini, SMA BPI 1 dapat berperan dalam menumbuhkan karakter siswa. Melalui kegiatan ini siswa bisa mencintai tanah airnya, dengan mencintai budaya bangsanya sendiri. Dengan menghargai budaya bangsa, rasa nasionalisme dapat terjaga dengan baik.***

Coach Wouter dari Global Peace Foundation, bersama Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd, Jalin Kerjasama Latih Pemimpin Dari Generasi Muda

Filosofi kepemimpinan bambu style dikemukakan oleh Mr. Wouter dari Global Peace Foundation. Beliau adalah orang Belanda, tinggal di Philipina yang berubah haluan. Mr. Wouter Lincklaen Arriens mendedikasikan dirinya sebagai Coach Leader, yang bergerak memberikan pelatihan-pelatihan tentang kepemimpinan bagi generasi muda di dunia. 

Pada hari Rabu, 1 Maret 2023, Mr. Wouter berkenan hadir di SMAN 15 Bandung untuk bertemu dengan siswa-siswi SMAN 15 Bandung yang sukses mengikuti pelatihan kepemimpinan. Mr. Wouter hadir karena terinspirasi oleh siswa-siswi SMAN 15 Bandung, yang berinisiatif menyebarluaskan tentang tentang peace at school melalui acara seminar. 

Mr. Wouter mengapresiasi acara seminar yang pembincaranya dari anak-anak sekolah. Beliau mengatakan kegiatan ini menjadi contoh bagi negara-negara lain. Beliau bertemu langsung anak-anak dan menyampaikan apresiasinya kepada siswa-siswi yang sangat impresif dan kreatif, mengadakan acara seminar dengan interaktif.

Mr. Wouter mengatakan dalam filosofi bambu, kepemimpinan harus ditanamkan sejak dini. Seperti bambu, sebelum tumbuh pesat, bambu membuat akar atau pondasi yang kuat.Membangun pondasi akar yang kuat, jangan dilakukan hanya sekali, tetapi harus berkelanjutan. Jangan seperti pisang, dia tumbuh menghasilkan buah, tetapi hanya sekali saja. 

Pemimpin harus seperti bambu yang bisa multi manfaat. Batang bambu bisa digunakan untuk membuat perkakas hidup. Batang bambu yang elastis bisa dibentuk apa saja.Pemimpin yang baik adalah yang bermanfaat bagi masyarakat dan mampu beradaftasi dalam berbagai tantangan zaman. Pemimpin harus mampu beradaftasi dengan perubahan zaman.

Bambu juga mengajarkan kepada para pemimpin, untuk membangun komitmen yang kuat harus dilakukan bersama-sama dalam rasa kekeluargaan. Bambu tidak pernah tumbuh sendirian. Bambu selalu tumbuh membuat koloni-koloni yang punya komitmen kuat. Koloni-koloni bambu tumbuh menjadi penampung air untuk kebutuhan hidup.Para pemimpin, adalah para penyejahtera yang bisa mengelola sumber daya alam, menyimpan dan mendistribusikannya untuk kesejahteraan masyarakat.***

Dr. Hj. Nurhafni, M.Pd

Riwayat Pendidikan

1976 – 1982                  : SD 2 Inpres Pekanbaru, Riau

1982 –  1985                 : SMPN 5 Pekanbaru, Riau

1985 – 1988                  : SMAN 2 Dumai, Riau

1988 – 1993                  : S1 FKIP UNRI

2006 – 2008                  : S2 Prodi IPS / Ekonomi Universitas Negeri Padang

2016 – 2019                  : S3 Prodi Ilmu Lingkungan Universitas Riau

Riwayat Pekerjaan

1992 – 1995                  : Guru Honor di SMA PGRI Pekanbaru, Riau

1995 – 2000                  : Guru Tetap di Yayasan SMA PGRI Pekanbaru, Riau

2000 –  2004                 : Guru di SMAN 1 Kampar, Riau

2004 – 2013                  : Guru di SMAN 8 Pekanbaru, Riau

2013 – Februari 2018    : Kepala Sekolah di SMAN 4 Pekanbaru, Riau

2018 – Sekarang           : Kepala Sekolah di SMAN 7 Pekanbaru

Penghargaan

  1. Panelis Simposium Nasional Inovasi Pembelajaran tahun 2006 di Jakarta.
  2. Duta Guru dalam Forum AYEF tahun 2010 di Brunai Darussalam
  3. Guru Favorit  berwawasan Lingkungan tingkat Nasional dari KLH tahun 2010 di Jakarta
  4. Panelis cik gu Award  RTV tahun 2010 di Pekanbaru
  5. Juara 1 Guru berprestasi tingkat kota Pekanbaru tahun 2011 di Pekanbaru
  6. Juara 1 Guru berprestasitingkat  provinsi Riau tahun 2011 di pekanbaru
  7. Finalis Guru berprestasi tingkat Nasional tahun 2011 di Jakarta
  8. Satyalancana Karya Satya tahun 2012 dari Presiden
  9. Tutor Sekolah Sobat Bumi tingkat Nasional pertamina fondution tahun 2013 di Jakarta
  10. Penghargaan Pembina Lingkungan dari walikota Pekanbaru tahun 2013 di Pekanbaru
  11. The Best 10 Senior Secondary School dari FWI tahun 2014 di Jakarta
  12. Indonesion Award of Education tahun 2014 di Jakarta
  13. Education Award  Tahun 2014 di Jakarta
  14. Kartini Award Tahun  2014 di Sukabumi
  15. Kartini Award Tahun 2015 di Sukabumi
  16. Duta kepala sekolah Program ICAS tahun 2015 di Australia
  17. Juara 1 Kepala sekolah berprestasi dan berdedikasi tingkat kota pekanbaru tahun 2015 di Pekanbaru
  18. Juara 1 Kepala Sekolah Berprestasi dan berdedikasi tingkat Privinsi Riau tahun 2015 di Pekanbaru
  19. Juara 3 kepala Sekolah Berprestasi tingkat Nasional tahun 2015 di Jakarta
  20. Penghargaan dari Gubernur Riau Juara 3 Kepala sekolah berprestasi tingkat Nasional tahun 2016 di Pekanbaru
  21. Penghargaan dari KEMENDIKBUD shortCourse tahun 2016 di Korea Selatan
  22. Penghargaan sekolah keren dari PGRI Provinsi Riau tahun 2017
  23. Penggiat Literasi dari Perpustakaan dan Arsip Provinsi Riau 2018
  24. Nara sumber Literasi dari KEMENDIKBUD RI tahun 2018
  25. International Best Leadership Award 2019 dari Internasional Human Resources Development Program 2019
  26. Sekolah Penyelenggara Program ICAS tahun 2015 dari UNW Australia .
  27. ShortCouse Korea Selatan Program Kemendikbud RI tahun 2016

Karya

  1. PENULIS DI KOLOM MY SCHOOL MEDIA CETAK PEKANBARU POS PADA TANGGAL 28 MARET  2015 DENGAN JUDUL TULISAN: “STRATEGI PENDIDIKAN BUDAYA KARAKTER DI MASA MENDATANG”.
  2. PENULIS DI KOLOM OPINI MEDIA CETAK RIAU POS PADA TANGGAL 02 APRIL 2015 DENGAN JUDUL TULISAN: “PEMBENTUKAN PENDIDIKAN KARAKTER STRATEGIS”.
  3. PENULIS DI KOLOM OPINI MEDIA CETAK RIAU POS PADA TANGGAL 25 APRIL 2015 DENGAN JUDUL TULISAN: “MEWUJUDKAN SEKOLAH AKTIF, KREATIF DAN INOVATIF”.
  4. PENULIS DI KOLOM OPINI MEDIA CETAK RIAU POS PADA TANGGAL 23 MEI 2015 DENGAN JUDUL TULISAN: “MUTU PEMBELAJARAN DAN SUPERVISI”.
  5. PENULIS DI KOLOM FORUS (FORUM PEDULI LINGKUNGAN) MEDIA CETAK RIAU POS PADA TANGGAL 05 JULI 2015 DENGAN JUDUL TULISAN: “MENGOLAH SAMPAH DENGAN 3R”.
  6. PENULIS DI KOLOM OPINI MEDIA CETAK RIAU POS PADA TANGGAL 29 AGUSTUS 2015 DENGAN JUDUL TULISAN: “SEKOLAH RAMAH ANAK’>
  7. PENULIS DI KOLOM OPINI MEDIA CETAK RIAU POS PADA TANGGAL 26 SEPTEMBER 2015 DENGAN JUDUL TULISAN: “SEKOLAH BERWAWASAN GENDER”.
  8. PENULIS DI KOLOM TAJUK RENCANA MEDIA CETAK RIAU POS PADA TANGGAL 15 SEPTEMBER 2017 DENGAN JUDUL TULISAN: “SEHARI MENGAJAR, SELAMANYA MENGINSPIRASI”.
  9. PENULIS DI KOLOM OPINI MEDIA CETAK RIAU POS PADA TANGGAL 20 FEBRUARI 2016 DENGAN JUDUL TULISAN: “MEMBUMIKAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH”.
  10. PENULIS DI KOLOM FORUM GURU MEDIA CETAK RIAU POS PADA TANGGAL 18 FEBRUARI 2018    DENGAN JUDUL : “ PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP”
  11. PENULIS KOLOM FORUM GURU MEDIA CETAK RIAU POS PADA TANGGAL 14 OKTOBER 2018 DENGAN JUDUL : “MELAHIRKAN GENERASI CERDAS DIGITAL”
  12. PENULIS KOLOM FORUM GURU MEDIA CETAK RIAU POS PADA TANGGAL 23 NOVEMBER 2018 DENGAN JUDUL : “MEMBANGUN KEMITRAAN DALAM PENDIDIKAN ANAK “
  13. PENULIS KOLOM FORUM GURU MEDIA CETAK RIAU POS PADA TANGGAL 27 APRIL 2020 DENGAN JUDUL : “KEPALA SEKOLAH DI MASA COVID – 19 “
  14. PENULIS KOLOM FORUM GURU MEDIA CETAK RIAU POS PADA TANGGAL 7 SEPTEMBER 2020 DENGAN JUDUL : “EKSITENSI KASEK DI NEW NORMAL “
  1. PENULIS KOLOM FORUM GURU MEDIA CETAK RIAU POS PADA TANGGAL 03 AGUSTUS 2020 DENGAN JUDUL : “PEMBELAJARAN THINKING ALOUD PAIR PROBLEM SOLVING (TAPPS) “
Rapat Pimpinan AKSI Menyikapi Tirani Media Informasi Terhadap Dunia Pendidikan

Media informasi menjadi kekuatan, punya daya tekan tinggi, dan bisa menjadi tirani. Sebagai organisasi profesi, Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI), tidak boleh lalai pada fungsi dan peran media. Para kepala sekolah yang tergabung dalam AKSI adalah insan intelektual tinggi, dengan latar belakang pendidikan master dan doktor. Menurut Dr. Dudung Nurullah Koswara, M.Pd., Ketua DPP AKSI, para kepala sekolah harus lebih literat dan paham terhadap fungsi dan peran media di masyarakat. Fungsi media sebagai kontrol masyarakat memiliki batas-batas sesuai dengan kewenangan dan regulasi. Jika media melakukan fungsinya tidak sesuai dengan kewenangan dan regulasi yang berlaku, media bisa dituntut secara hukum.

Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd., Sekjen DPP AKSI mengatakan, AKSI perlu melakukan terobosan untuk meningkatkan literasi media informasi pada para kepala sekolah bekerjasama dengan awak media profesional, untuk bekerjasama dengan dunia pendidikan, menjalankan fungsi peran media sebagai lembaga pendidikan di masyarakat. Keterbelakangan para pengelola pendidikan dari pemahaman fungsi dan peran media, menjadi sebab dunia pendidikan seperti bulan-bulanan. Para pengelola pendidikan seperti pesakitan, yang tidak berdaya ketika hak-haknya dilanggar di muka publik melalui berita media. Kerjasama perlu dilakukan dengan para ahli hukum, pengacara, jaksa, kepolisian agar para pegiat pendidikan seperti guru, wakasek, kepala sekolah, terutama peserta didik, memahami fungsi peran media informasi dalam melaksanakan tugasnya sesuai regulasi.

Langkah selanjutnya, untuk antisifasi tirani media pada dunia pendidikan, AKSI perlu melakukan kerjasama pendidikan hukum untuk para kepala sekolah bekerjasama dengan lembaga-lembaga hukum profesional, kejaksaan, kepolisian, untuk mensosialisasikan budaya sadar hukum dalam menggunakan dan memahami fungsi media sebagai wujud dari warga negara yang sadar hukum dan santun dalam menggunakan media informasi. Lembaga pendidikan adalah lembaga tertinggi negara yang harus terjaga dan terlindungi dari gangguan-gangguan eksternal agar proses pendidikan berjalan dengan kualitas tinggi.

Dr. Drs. Nyoman Tingkat, M.Hum.

Riwayat Jabatan

Kepala SMAN 2 Kuta Selatan, Badung, Bali

Riwayat Penghargaan

  1. Juara 3 Guru Berprestasi Nasional (2004)
  2. Juara 2 Lomba Mengulas Karya Sastra Tingkat Nasional (2007)
  3. Penghargaan Widya Pataka dari Gubernur Bali (2007)
  4. Penghargaan Widya Kusuma dari Gubernur Bali (2013)
  5. Juara 3 Lomba Artikel Tingkat Nasional (2016)
  6. Juara 1 Kepala Sekolah SMA Berprestasi Prov. Bali (2019)
  7. Finalis Lomba Kepala Sekolah SMA Tingkat Nasional (2019)
  8. Penghargaan Kepala Sekolah Inspiratif dari BGP Bali (2022)
  9. Penghargaan Kepala Sekolah Penulis Inspiratif dari AKSI (2023).

Karya Buku

  1. Berguru dalam Jejak Sastra (2007)
  2. Terfantung Guru (2009)
  3. Sastra di Mata Gutru (2013)
  4. Napak Tilas Pendidikan (2016)
  5. Dunia Guru : Perspektif Pengarang Bali (2019)
  6. Sadhar Nama, Praktik Tokeransi Beragama di Sekolah (2020)
  7. Literasi Masa Pandemi (2021)
  8. Taksu Cinta, Pengelolaan Sekolah (2022),
  9. Sastra dalam Pendidikan (2017)
  10. Jejak I Ketut Sepir (2014)
Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd.

BIODATA

Alamat email; totosuharya3@gmail.com. Alamat website www.logika-tuhan.com. dan www.logikatuhan.com. IG; @logika_tuhan. Tiktok; @logikatuhan, youtube; @logikatuhan. Hobby; Baca, Menulis, Olah Raga, Hiking, Investing Saham.

Riwayat Pekerjaan

  1. Guru SMAN 1 Cibinong Cianjur Selatan (2000-2011)
  2. Dosen Luar Biasa Universitas Widyatama Bandung (2011-2010)
  3. Tutor UT Pokjar Cibinong (2004-2011)
  4. Kepala Sekolah SMAN 1 Cibinong Cianjur (2011)
  5. Kepala Plt SMAN 1 Pasir Kuda (2012)
  6. Kepala SMAN 1 Mande Cianjur (2016)
  7. Kepala SMAN 1 Cipeundeuy KBB (2018)
  8. Kepala SMAN 2 Padalarang Bandung Barat (2010)
  9. Kepala SMAN 15 Bandung (2021- Sekarang)
  10. Plt SMAN 9 Banudung 2025
  11. Plt. SMAN 2 Cimahi (2025)

Riwayat Organisasi

  1. Ketua Asosiasi Guru Penulis (AGP) PGRI Jawa Barat (2008)
  2. Pengurus PGRI Kabupaten Cianjur (2015-2020)
  3. Pembina MGMP Sejarah Bandung Barat
  4. Ketua MKKS Kabupaten Cianjur (2014)
  5. Sekretaris MKKS Provinsi Jawa Barat (2016)
  6. Sekretaris DPP AKSI (2018)
  7. Bidang Humas MKKS Provinsi Jawa Barat (2020-2024)
  8. Sekretaris Jenderal DPP AKSI (2021-2025)
  9. Sekretaris Jenderal DPP AKSI (2025-2029)

Riwayat Penghargaan

  1. Peserta Terbaik Nasional Pelatihan Instruktur Guru Sejarah dari Dirjen P4TK PKn dan IPS Malang.
  2. Juara 1 Lomba Guru berprestasi tingkat kabupaten Cianjur
  3. Juara III Guru Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat
  4. Juara III kepala sekolah berprestasi tingkat provinsi Jawa Barat
  5. Penulis Inspiratif DPP AKSI (2023)
  6. Pegiat Literasi Finansial DPP AKSI (2025)

Karya Tulis Artikel

  1. Kedudukan Agama Masih Dianggap “Rokok” (Opini/Pikiran Rakyat),
  2. Internalisasi Nilai-Nilai Agama Dalam Pembelajaran Sejarah
  3. Memahami Agama Melalui Berbagai Macam Eksperimen
  4. Perjuangan Guru Dari Daerah Cianjur Selatan (Forum Guru/PR)
  5. Jangan Sebut Lagi Guru Pahlawan (Forum Guru/PR)
  6. Setingkat Di Bawah Nabi (Teropong/PR)
  7. Memfungsikan IPS Sebagai Pendidikan Anti Korupsi (Forum Guru/PR)
  8. Prinsip Pengembangan KTSP Sesuai Jiwa Zaman (Forum Guru/PR)
  9. Pengalaman Mengikuti Lomba Guru Berprestasi (Forum Guru/PR)
  10. Soal UN Bocor Lagi Tanya Kenapa? (Forum Guru/PR)
  11. Gagal UN, jangan bersedih murid ku! (Forum Guru/PR)
  12. Antisipasi Geng Motor dari Lingkungan Keluarga (Forum Guru/PR)
  13. Introspeksi, Menyongsong tahun Baru 2008 (Forum Guru/PR)
  14. Berjihad Mengajar di Daerah Terpencil (Forum Guru/PR)
  15. Menggungat Demokrasi (Opini/Pikiran Rakyat)
  16. Bebas Berkreasi Tanpa UN (Forum Guru)
  17. Mari Hargai Guru yang Rajin Menulis (Forum Guru)
  18. Langkah-langkah menjadi penulis berkualitas (Forum Guru)
  19. Serangan Israel Cambuk bagi dunia (OPINI/PR)
  20. Berbisnis dalam Industri Politik (OPINI/PR)
  21. Prospek Umar Bakri 2009 (Forum Guru)
  22. Papajar sebagai media pendidikan (Forum Guru)
  23. Hukuman mati bagi koruptor (OPINI/PR)
  24. Pendidikan itu adalah Membaca (Forum Guru)
  25. Pentingnya Pendidikan Seks (OPINI)
  26. Mencari akar Kecurangan UN (opini)
  27. Israel telah Melampaui Batas (OPINI)
  28. Bencana dan Dosa Manusia (opini)
  29. Keputusan Cerdas MK (opini)
  30. Ramadhan dan Pengurangan Jam Belajar (forum Guru)
  31. Penerimaan siswa baru dan orang tua bijak (opini)
  32. Bencana dan hukum sosial (opini)
  33. Jargon-jargon Agama (opini)
  34. Pendidikan Antiteroris (opini)
  35. Sunatullah Mudik (opini)
  36. Kantin kejujuran mendidik siswa tidak realistis
  37. Belajar IPS (sejarah) Berbasis Otak
  38. Sekolah Ramah Sosial (Forum Guru)
  39. Masalah Distribusi guru (Forum Guru)
  40. Nikmatnya shalat Jumat di sekolah (Suara Daerah PGRI Jabar)
  41. Biaya Pendidikan Berkeadilan (Forum guru)
  42. Runtuhnya Berhala Pendidikan (Forum Guru)
  43. Selamat Tinggal Nilai Skor (Forum Guru)
  44. Darurat Pendidikan (Forum Guru)
  45. Zonasi Guru (forum Guru)

Karya Tulis Buku

  1. Buku Hidup Sukses dengan Logika Tuhan Jilid 1 (CV Master)
  2. Buku Penyunting, Malapraktik Pendidikan,Demokrasi dan Birokrasi (CV Armico)
  3. Buku, Mengungkap Sisi Spiritual Bisnis Bob Sadino (CV Master)
  4. Buku Logika Sedekah (CV master)
  5. Buku Sekolah Ibu Hamil (pendidikan anak dalam usia kandungan) (CV Master)
  6. Buku Sosiologi dan Politik  (BPDU Universitas Widyatama)
  7. Buku Ontologi: Meyakini Agama dari hukum kehidupan dan Sejarah (Kemdikbud)
  8. Buku Jangan takut Syariat Islam (Cv Armico)
  9. Buku Alangkah Lucunya Sekolah di Negeri ini (Cv Progresio)
  10. Buku PKn SD Kelas 1 s.d 6 (Puskurbuk)
  11. Buku IPS SMP kelas 1 s.d. 3 (Puskurbuk)
  12. Buku To be a Master of Giving (Nurani Pres)
  13. Buku Sukses dengan Logika Tuhan jilid 2 (media Guru)
  14. Buku Pendidikan zaman Now. Mencetak Sarjana Sejak dalam Kandungan (media guru)
  15. Buku Kesehatan Jiwa dan Terapi Mata Batin (Yayasan Mujaddid, 2019)
  16. Buku Sehat Ala Rasulullah (Farha)
  17. Buku Sekolah Beyond Imagination (Penerbit Farha)
  18. Buku The Courage To Create
  19. Buku Karakter Entrepreneur Tokoh Sejarah
  20. Buku Cerdas Investasi Sejak di Sekolah
  21. Buku Psikologi Shalat

Karya Artikel Jurnal

  1. “Entrepreneurial Characters From The Great Man: Microhistory Study Of The Prophet Muhammad”. (Publish: Jurnal Atlantis)
  2. “Inculcating Entrepreneurial Character from Historical Figures: An Action Research in High School” (scopus: Accepted: Jurnal CJES)’
  3. “Students’ Perspective of Entrepreneur Character Education Value in Historical Figure Learning Materials”. Jurnal Paedagogy. Accepted. Universitas Pendidikan Mandalika Fakultas Ilmu Pendidikan Dan Psikologi.
  4. “Zoom breakout room for students’ collaborative skill enhancement in history learning during Covid-19 outbreak” (Publish: International Journal of Research in Counseling and Education)
Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd Sekjen DPP AKSI Periode 2021-2025

Menurut Permendikbudristek No. 51 Tahun 2021, kepala sekolah harus punya sertifikat Guru Penggerak. Pangkat serendah-rendahnya IIIb, atau Guru Ahli Pertama bagi P3K. Mengapa harus dari guru penggerak?

Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd, Sekjen DPP AKSI mengatakan, kepala sekolah yang sudah diangkat oleh permen No. 6 tahun 2018, silahkan bekerja dengan semangat jangan terganggu. Tugas kepala sekolah sangat berat untuk abad 21 ini. Kebijakan mengapa kepala sekolah harus dari guru penggerak, kita semua harus membaca ruh perubahan zaman.

Guru penggerak adalah lambang ruh pendidikan yang harus selalu melakukan perubahan. Guru penggerak dan kepala sekolah penggerak sejati adalah kita yang selalu berusaha berinovasi di sekolah untuk menjawab tantangan zaman, dan menyelesaikan permasalahan pendidikan yang dihadapi sekarang.

Syarat jadi kepala sekolah harus memiliki pengalaman manajerial di satuan pendidikan, organisasi profesi, atau komunitas. Berusia paling tinggi 56 tahun. Kepala sekolah adalah guru-guru terbaik, punya visi, banyak ide, dan berjiwa invatif.

Pasal 4 bagi daerah yang belum memiliki calon kepala sekolah dari guru penggerak, bisa mengangkat kepala sekolah yang belum memiliki sertifikat guru penggerak. Pasal 8 Permen No. 51 mengatakan Jangka waktu penugasan kepala sekolah paling banyak 4 periode atau 16 tahun. Setiap periodenya terhitung empat tahun. 

Masa penugasan di satuan pendidikan paling singkat 2 tahun, paling lama 8 tahun. Kepala sekolah yang diberhentikan dapat ditugaskan kembali menjadi guru. Beban kerja Kepala Sekolah sebagaimana dimaksud, yaitu mengembangkan pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik;

Mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif: membangun budaya refleksi dalam pengembangan warga satuan pendidikan dan pengelolaan program satuan pendidikan;

Meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik. Kepala sekolah terus melakukan pembimbingan agar proses pembelajaran tetap berlangsung.

Kepala Sekolah pada SILN yang masih melaksanakan tugas sebagai Kepala Sekolah berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru, Kepala Sekolah tetap melaksanakan tugas sebagai Kepala Sekolah sampai dengan masa periodenya berakhir.

Jadi bagi kepala sekolah yang sudah diangkat lebih dahulu sebelum keluar peraturan tentang kepala sekolah dari calon guru penggerak, mereka tetap melaksanakan tugas. Para kepala sekolah yang sudah menjabat mari satukan langkah untuk memberikan layanan terbaik pada peserta didik.

Dr. Asep Tapip Yani, M.Pd. Ketua Umum DPP AKSI mengatakan, kepala sekolah mari tetap semangat bekerja secara profesional. Jika kita berniat baik, Insya Allah jadi kepala sekolah yang baik. Bagi para kepala sekolah mari bergabung dengan AKSI, silahkan bisa mendafftar di website; satuaksi.id.***

Dr. Asep Tapip Yani, M.Pd. menadatangani pelantikan Pengurus DPD Provinsi Riau dan DPD Kabupaten Pelalawan

Kabar gembira untuk bapak ibu kepala sekolah seluruh Indonesia. Bapak ibu bisa mendaftar menjadi anggota AKSI dan mendapat kartu anggota layanan online di satuaksi.id.

Langkahnya bapak search di google website satuaksi.di. Kemudian setelah masuk ke halaman muka tampilan website satuaksi.id bapak ibu klik menu DAFTAR di sudut kanan bagian atas.

Lengkapi pendaftaran dengan menggunakan email aktif dan buat pasword untuk masuk ke website. Setelah berhasil, bapak ibu lakukan login dengan email dan pasword yang dibuat.

Setelah berhasil masuk, akun bapak ibu sudah tercatat di website satuaksi.id. Selanjutnya untuk mendapatkan kartu anggota, bapak ibu Klik menu KARTU.

Setelah di klik KARTU, bapak ibu baca ketentuan di bagian atas sebelum melengkapi data. Setelah dipahami bapak ibu, lengkapi surat pernyataan sebagai anggota AKSI, siapkan materai. 

Setelah selesai di isi, upload surat pernyataan menggunakan file word atau pdf. Setelah selesai bapak ibu upload SK kepala sekolah menggunakan file pdf. 

File word atau pdf yang bapak ibu upload tidak boleh lebih dari 300 Kb. Ubah ukuran file secara online di ilovepdf.com. Setelah berhasil upload data, langkah terakhir bapak ibu upload bukti pendaftaran. 

Setelah berkas lengkap di isi, bapak ibu tunggu beberapa saat, pihak admin akan melakukan verifikasi data bapak ibu. Jika data bapak ibu sudah sesuai maka admin akan memvalidasi.

Bapak ibu tunggu beberapa saat. Setelah itu cek kembali di Menu KARTU. Kartu anggota bapak ibu sudah tersedia untuk di dowload dan dicetak sendiri. 

Jika belum ada, mohon di tunggu beberapa saat mungkin sedang proses verifikasi. Kartu anggota di dalamnya terdapat aidentitas, nama, sekolah, alamat, nomor kontak, dan nomor anggota.

Nomor anggota sudah tersusun secara sistem dengan kode provinsi, kode kabupaten, dan nomor urut anggota. Segera daftarkan nama bapak ibu agar tercatat di website AKSI.

Salam AKSI untuk para kepala sekolah seluruh jenjang se Indonesia. Tugas berat kita akan terasi ringan jika kita bersatu dalam organisasi. Semoga bapak ibu sehat semua.***

Disertasi Toto Suharya, berhasil mengungkap empat kisah tokoh. Tokoh-tokoh sukses dalam sejarah, dunia usaha, politik, dan diberbagai bidang dapat dijadikan sumber belajar untuk penanaman karakter entrepreneur. Dalam disertasinya Toto Suharya mengungkap bahwa setiap tokoh akan mengalami empat kisah dalam hidupnya. Empat kisah tersebut dikategorikan sebagai kisah usaha, gagal, derita, dan sukses. Dari empat kisah tersebut peserta didik dapat menginterpretasi nilai-nilai karakter entrepreneur yang dapat diteladani, yaitu kreatif, berani gagal, survival, dan mandiri. Toto mengatakan nilai-nilai karakter entrepreneur dibutuhkan di abad teknologi sekarang. Kreatif menjadi modal peserta didik untuk bertahan hidup di abad teknologi informasi. Keberanian mencoba, menghadapi risiko gagal, dan bertahan hidup dalam kondisi sulit (survival) akan mengantarkan peserta didik menjadi manusia-manusia mandiri.