Tentang Aksi

BERITA AKSI – Sekjen DPP AKSI Dr. Toto Suharya, S.Pd. M.Pd. menyampaikan Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia adalah penjaga moral dan narasi besar bangsa Indonesia. Dipundak para kepala sekolah bergantung nasib bangsa Indonesia.

AKSI bersama organisasi profesi guru lainnya, kita semua adalah penanggung jawab masa depan bangsa. Diskusi-dikusi yang kita lakukan tidak ada lain untuk kepentingan narasi besar bangsa untuk Indonesia emas 2025. Presiden Prabowo Subianto sedang bekerja keras membangun kebesaran bangsa Indonesia untuk kesejahteraan bangsa Indonesia. AKSI selalu berada dibalik kepentingan negara untuk kebesaran bangsa Indonesia.

Para kepala sekolah di seluruh Indonesia harus bersikap profesional, kreatif, dan inovatif, menciptakan program-program pendidikan yang bermanfaat bagi kehidupan murid-murid. Pengajaran bukan hanya sebataskan mengajarkan ketermapilan mengerjakan soal-soal ujian tanpa ada kaitan dengan kehidupan murid. Para kepala sekolah harus memastikan setiap pengajaran membawa perubahan pada kompetensi murid menjadi manusia yang bisa menyelesaikan masalah dalam kehidupan bernegara.

Prinsip pembelajaran mendalam harus betul-betul diterapkan menjadi pembelajaran membangun kesadaran kepada murid tentang tantangan hidup yang sedang dihadapi baik untuk dirinya maupun untuk negara. Pengajaran harus mengandung manfaat bagi murid untuk mencapai kehidupan bahagia di dunia dan akhirat.

Tugas dunia pendidikan adalah menyelesaikan masalah-masalah yang sedang dihadapi murid dan bangsa. Masalah korupsi, kemiskinan, pengangguran, pencemaran lingkungan, penggundulan hutan, ilegaloging, banjir, longsor, saluran air mampet, sungai dipenuhi sampah, krisis moral budaya dan agama, semuanya berada di ranah pendidikan untuk memperbaikinya.

Melalui pembelajaran mendalam, pendekatan pengajaran harus mengedepankan konteks berkaitan dengan nilai moral, ilmu, keterampilan, dan prilaku, yang harus dimiliki murid-murid dalam menghadapi masalah yang sedang dihadapi murid sesuai dengan kondisi lingkungan yang mereka tempati.

Murid-murid harus disadarkan dengan kondisi zaman yang sedang mereka hadapi. di era teknologi informasi pola hidup sudah berubah. Teknologi informasi telah memanjakan masyarakat, pekerjaan dilakukan menjadi serba cepat dan mudah. Dalam setiap pengajaran teknologi informasi harus hadir sebagai sumber ilmu pengetahuan, dan sebagai alat untuk menyelesaikan berbagai masalah hidup.

Dunia kerja yang dibutuhkan oleh murid-murid saat ini tidak lepas dari keterampilan memanfaatkan berbagai media teknologi informasi. Murid-murid harus didorong praktek menciptakan lapangan pekerjaan sendiri dengan memanfaatkan teknologi informasi. Dalam bertani, berdagang, bekerja kantor, wirausaha, cinematografi, jurnalistik, pelatihan, berkesenian, olah raga, dan upacara pernikahan sekalipun, selalu berkaitan dengan pemanfaatan teknologi informasi. Dalam dunia teknologi informasi semua pekerjaan menjadi mudah, efektif dan efisien.

Murid-murid harus diberi wawasan kebangsaan berkaitan dengan fungsi teknologi informasi. Isu perpecahan, konflik, pemberontakan, sparatisme, terjadi karena informasi yang dibangun di dunia informasi. Untuk menjaga keutuhan dan kebesaran bangsa, murid-murid harus diajarkan bagaimana membangun bangsa besar dengan menarasikan kebesaran bangsa. Murid-murid harus diajak peduli tentang persatuan dan kesatuan bangsa, dan dinarasikan dalam media informasi. Bangsa hebat dibangun oleh narasi rakyat yang hebat tentang bangsanya.

Narasi-narasi di media sosial yang mengarah kepada perpecahan harus disikapi oleh murid-murid sebagai ancanam terhadap bangsanya. Murid-murid tidak boleh abai terhadap masalah kebangsaan, karena kehidupan damai sejahtera ada dalam sebuah bangsa damai. Pemberontakan, perang, hanya mengajak manusia pada hidup sulit dan menderita. Mempertahankan hidup damai sejahtera jauh lebih penting dari pada sekedar merdeka tapi menderita. Dalam kondisi damai manusia bisa menciptakan kemandirian hidup tanpa ada rasa takut dan ancaman.

Indonesia sudah merdeka punya visi dan misi besar untuk sejahterakan masyarakat. Para kepala sekolah sebagai pemimpin peradaban bangsa memiliki tugas membantu masyarakat untuk meraih cita-citanya hidup damai sejahtera. Dunia pendidikan harus bahu-membahu mewujudkan visi dan misi bangsa.***

1 PROGRAM PENGUATAN MENTAL & KARAKTER KEPALASEKOLAH 1) Pelatihankepemimpinan berbasis integritas
2) Workshop kesehatan mental & manajemen stres
2 PROGRAM KESEJAHTERAAN EKONOMI SEKOLAH & GURU 1) Advokasi tunjangan profesi

2) Pengembangan unit usaha sekolah

3) Kemitraan DUDI

4) Dana abadi kesejahteraan

3 PROGRAM PENGUATAN SOSIAL & KOMUNITAS 1) Forum komunikasi lintas wilayah dan negara

2) Sekolah Sahabat Masyarakat

3) Bakti sosial & pengabdian masyarakat

4 PROGRAM PELESTARIAN & PENGEMBANGAN BUDAYA 1) Integrasi budaya lokal

2) Festival budaya provinsi & nasional

3) Kolaborasi seniman / budayawan

5 PROGRAM INOVASI PENDIDIKAN DIGITAL

 

1) Pelatihan literasi digital

2) Pengembangan platform praktik baik

3) Implementasi sekolah digital

6 PROGRAM MUTU AKADEMIK & NON-AKADEMIK 1) Supervisi akademik Kepala Sekolah

2) Kompetisi inovasi pembelajaran

3) Program bakat minat siswa

7 PROGRAM RISET & PENGEMBANGAN PENDIDIKAN 1) Penelitian pendidikan nasional

2) Publikasi jurnal kepala sekolah

3) Pusat Data Pendidikan AKSI

8 PROGRAM TATA KELOLA & KEPEMIMPINAN SEKOLAH 1) Pelatihan manajemen transparan

2) Evaluasi kinerja Kepala Sekolah

3) Standar kompetensi Kepala Sekolah

9 PROGRAM ADVOKASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN 1) Dialog reguler dengan pemerintah

2) Penyusunan policy brief

3) Keikutsertaan forum nasional & internasional

10 PROGRAM SOLIDARITAS &KESEJAHTERAAN ANGGOTA 1) Dana musibah

2) Beasiswa anak Kepala Sekolah

3) Penguatan jaringan dukungan sosial

 

Berdasarkan hasil Kongres AKSI V di Bandung Oktober 2025, ditetapkan melalu SK Nomor:  77/SK – KETUM/DPP – AKSI/XI/2025 Tentang Penetapan Visi Dan Misi AKSI Periode 2025–2029

VISI

  • “Memimpin Transformasi Pendidikan Wujudkan Kepala Sekolah Profesional, Berintegritas, dan Inspiratif.”

Misi

  • Menmperkuat profesionalisme dan integritas kepala sekolah sebagai pemimpin
  • Mendorong inovasi dan transformasi sekolah berbasis teknologi, data, dan praktik
  • Memperluas jejaring kolaborasi lintas jenjang demi memperkuat ekosistem pendidikan nasional.
  • Membangun organisasi kepala sekolah yang modern, inklusif, responsif, dan
    Menjadi mitra strategis pemerintah dan pemangku kepentingan pendidikan dalam peningkatan mutu sekolah.

 

Ditetapkan: di Bandung Tanggal: 13 November 2025

ASOSIASI KEPALA SEKOLAH INDONESIA

Ketua Umum,

Dr. Dudung Nurullah Koswara, M.Pd.

Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd., Sekjen DPP AKSI

AKSI – Bagi bapak ibu kepala sekolah hebat di seluruh Indonesia. Mohon maaf akun grup wa AKSI NASIONAL kena bajak. Untuk itu bapak ibu kepala sekolah yang masih tergabung di akun grup lama segera keluar dan bergabung di grup NEW AKSI NASIONAL. Demikian juga untuk grup AKSI JABAR di Jawa Barat segera keluar dari grup tersebut. Pembajak menggunakan akun atas nama Kepala Sekolah Budi Suhardiman, dia menjadi admin di akun tersebut. Padahal akun tersebut pemiliknya bukan pak Budi Suhardiman lagi karena sudah dibajak.

Mohon bapak ibu, untuk tidak mengikuti instruksi apapun di grup tersebut. Pembajak menjadikan dirinya sendiri sebagai admin, dan anggota grup yang lain tidak bisa berkomunikasi. Mohoh berhati-hati jika ada yang tiba-tiba masuk wa tanpa identitas untuk segera di blokir atau dihapus dari chat.

Untuk keamanan bapak ibu kepala sekolah hebat, silahkan tingkatkan keamanan akun wa pribadi anda. Masuk ke wa dan klik menu setting…klik verifikasi dua langkah, aktifkan sandi, atau aktifkan notifikasi keamanan. Untuk lebih jelas bisa mencari tutorial di youtube bagaimana cara menjaga keamanan akun wa anda masing-masing.

Demikian bapak ibu semoga kita bisa berjumpa di kongres AKSI V 2025 di Balikpapan Kalimantan Timur. Semoga bapak ibu kepala sekolah hebat selalu berada dalam lindungan Allah swt.

AKSI bersama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Drs. Wahyu Mijaya, SH. M.Si. (Audiensi 2024)

AKSI – Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) didirikan pada tanggal 10 Oktober 2003. AKSI didirikan oleh para kepala sekolah di Bandung. Awal gagasan berdirinya AKSI tertulis dalam dokumen “Fakta Lembang”. Para kepala sekolah penggagas kini sudah purnatugas. Secara legal, AKSI telah memiliki akta notaris dan terdaftar di Kemenkumham. Tokoh-tokoh pendiri AKSI antara lain, Drs. Juli Parindunda., Drs. H. Cucu Saputra, M.M.Pd. Dr. Yeni Gantini, M.Pd.

Pada tanggal 25 Mei 2022 untuk kepentingan legalitas hukum, AKSI diperkuat dengan memperbaharui AKTA Notaris. Diprakarsai oleh Dr. Asep Tapip Yani, M.Pd. Dr. Toto Suharya, S.Pd, M.Pd, Dr. Dudung Nurullah Koswara, M.Pd., Dra. Elis Herawati, M.Pd., dan Drs. Juli Paridunda. Kemudian, AKSI di daftarkan ke Kemenkumham.

Kiprah AKSI adalah aktif terlibat memberi sumbang pemikiran dalam peningkatkan kualitas pendidikan. Terutama peningkatan kualitas pendidikan dengan mengoptimalkan peran kepala sekolah. Salah satu keberhasilan AKSI dalam mengoptimalkan peran kepala sekolah adalah memasukkan regulasi status kepala sekolah sebagai manajer dengan tidak memiliki kewajiban mengajar. Mengusulkan penghilangan periodisasi kepala sekolah, dan terlibat dalam penyusunan regulasi model kompetensi kepala sekolah.

Saat ini ketua Umum DPP AKSI diduduki oleh Dr. Asep Tapip Yani, M.Pd,. Didampingi oleh 8 Ketua DPP AKSI yang bertanggung jawab pada delapan wilayah. Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd, menjabat sebagai Sekjen DPP AKSI. Beliau sudah menjabat dua periode. Periode pertama terpilih pada kongres tahun 2021 di Bandung. Terpilih kembali pada Konges AKSI di Bekasi.

Visi dan Misi AKSI adalah Mencerdaskan Kehidupan Bangsa dan Membangun Manusia Indonesia Seutuhnya. Dalam kiprahnya AKSI selalu memberi masukkan masukkan konstruktif kepada pemerintah, dan mendorong kepada para kepala sekolah untuk bekerja profesional untuk kemajuan bangsa Indonesia. AKSI selalu menjaga marwah untuk tidak terjebak pada kepentingan-kepentingan politik praktis. AKSI didirikan untuk menjaga marwah dunia pendidikan agar selalu berkhidmat pada kepentingan penerus generasi bangsa di masa yang akan datang.***

Rapat Pimpinan AKSI Menyikapi Tirani Media Informasi Terhadap Dunia Pendidikan

Media informasi menjadi kekuatan, punya daya tekan tinggi, dan bisa menjadi tirani. Sebagai organisasi profesi, Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI), tidak boleh lalai pada fungsi dan peran media. Para kepala sekolah yang tergabung dalam AKSI adalah insan intelektual tinggi, dengan latar belakang pendidikan master dan doktor. Menurut Dr. Dudung Nurullah Koswara, M.Pd., Ketua DPP AKSI, para kepala sekolah harus lebih literat dan paham terhadap fungsi dan peran media di masyarakat. Fungsi media sebagai kontrol masyarakat memiliki batas-batas sesuai dengan kewenangan dan regulasi. Jika media melakukan fungsinya tidak sesuai dengan kewenangan dan regulasi yang berlaku, media bisa dituntut secara hukum.

Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd., Sekjen DPP AKSI mengatakan, AKSI perlu melakukan terobosan untuk meningkatkan literasi media informasi pada para kepala sekolah bekerjasama dengan awak media profesional, untuk bekerjasama dengan dunia pendidikan, menjalankan fungsi peran media sebagai lembaga pendidikan di masyarakat. Keterbelakangan para pengelola pendidikan dari pemahaman fungsi dan peran media, menjadi sebab dunia pendidikan seperti bulan-bulanan. Para pengelola pendidikan seperti pesakitan, yang tidak berdaya ketika hak-haknya dilanggar di muka publik melalui berita media. Kerjasama perlu dilakukan dengan para ahli hukum, pengacara, jaksa, kepolisian agar para pegiat pendidikan seperti guru, wakasek, kepala sekolah, terutama peserta didik, memahami fungsi peran media informasi dalam melaksanakan tugasnya sesuai regulasi.

Langkah selanjutnya, untuk antisifasi tirani media pada dunia pendidikan, AKSI perlu melakukan kerjasama pendidikan hukum untuk para kepala sekolah bekerjasama dengan lembaga-lembaga hukum profesional, kejaksaan, kepolisian, untuk mensosialisasikan budaya sadar hukum dalam menggunakan dan memahami fungsi media sebagai wujud dari warga negara yang sadar hukum dan santun dalam menggunakan media informasi. Lembaga pendidikan adalah lembaga tertinggi negara yang harus terjaga dan terlindungi dari gangguan-gangguan eksternal agar proses pendidikan berjalan dengan kualitas tinggi.

Dr. Asep Tapip Yani, M.Pd. menadatangani pelantikan Pengurus DPD Provinsi Riau dan DPD Kabupaten Pelalawan

Kabar gembira untuk bapak ibu kepala sekolah seluruh Indonesia. Bapak ibu bisa mendaftar menjadi anggota AKSI dan mendapat kartu anggota layanan online di satuaksi.id.

Langkahnya bapak search di google website satuaksi.di. Kemudian setelah masuk ke halaman muka tampilan website satuaksi.id bapak ibu klik menu DAFTAR di sudut kanan bagian atas.

Lengkapi pendaftaran dengan menggunakan email aktif dan buat pasword untuk masuk ke website. Setelah berhasil, bapak ibu lakukan login dengan email dan pasword yang dibuat.

Setelah berhasil masuk, akun bapak ibu sudah tercatat di website satuaksi.id. Selanjutnya untuk mendapatkan kartu anggota, bapak ibu Klik menu KARTU.

Setelah di klik KARTU, bapak ibu baca ketentuan di bagian atas sebelum melengkapi data. Setelah dipahami bapak ibu, lengkapi surat pernyataan sebagai anggota AKSI, siapkan materai. 

Setelah selesai di isi, upload surat pernyataan menggunakan file word atau pdf. Setelah selesai bapak ibu upload SK kepala sekolah menggunakan file pdf. 

File word atau pdf yang bapak ibu upload tidak boleh lebih dari 300 Kb. Ubah ukuran file secara online di ilovepdf.com. Setelah berhasil upload data, langkah terakhir bapak ibu upload bukti pendaftaran. 

Setelah berkas lengkap di isi, bapak ibu tunggu beberapa saat, pihak admin akan melakukan verifikasi data bapak ibu. Jika data bapak ibu sudah sesuai maka admin akan memvalidasi.

Bapak ibu tunggu beberapa saat. Setelah itu cek kembali di Menu KARTU. Kartu anggota bapak ibu sudah tersedia untuk di dowload dan dicetak sendiri. 

Jika belum ada, mohon di tunggu beberapa saat mungkin sedang proses verifikasi. Kartu anggota di dalamnya terdapat aidentitas, nama, sekolah, alamat, nomor kontak, dan nomor anggota.

Nomor anggota sudah tersusun secara sistem dengan kode provinsi, kode kabupaten, dan nomor urut anggota. Segera daftarkan nama bapak ibu agar tercatat di website AKSI.

Salam AKSI untuk para kepala sekolah seluruh jenjang se Indonesia. Tugas berat kita akan terasi ringan jika kita bersatu dalam organisasi. Semoga bapak ibu sehat semua.***

ASOSIASI KEPALA SEKOLAH INDONESIA DIRIKAN DENGAN AKTA NOTARIS TAHUN 2003,
DIPERBAHARUAI TAHUN 2022 DIHADAPAN NOTARIS BOY BUDIMAN ISKANDAR S.H. M.Hum.
DI SAHKAN OLEH KEPUTUSAN MENTERI HUKUM DAN HAM NO. AHU-0008814.AH.01.07.TAHUN 2022

Struktur Organisasi AKSI

SUSUNAN DEWAN PENGURUS PUSAT ASOSIASI KEPALA SEKOLAH INDONESIA (DPP AKSI) MASA BAKTI 2025 – 2029

NO

NAMA

Jabatan

JABATAN

1

Juli Wahyu Paridunda, M.Pd.

Ketua

Dewan Kehormatan

2

Drs. Cucu Saputra, M.Pd.

Anggota

Dewan Kehormatan

3

Dr. Zulkarnain, M.M.Pd.

Anggota

Dewan Kehormatan

4

Dr. Hj. Yeni Gantini, M.Pd.

Anggota

Dewan Kehormatan

5

Dr. Asep Tapip Yani, M.Pd.

Anggota

Dewan Kehormatan

1.

Dr. Dudung N. Koswara, M.Pd.

SMAN Parungpanjang Jawa barat

Ketua Umum

2.

Sahfalefi, S.Pd., M.Pd.

SMKN 2 Padang Sumatera Barat

Ketua 1

3.

Dr. Hj. Nurhafni, S.Pd., M.Pd.

SMAN 16 Pekanbaru Riau

Ketua 2

4.

Didin Jamaludin, S.Pd., M.Pd.

SMAN 1 Parakansalak Kabupaten Sukabumi Jawa

Barat

Ketua 3

5.

Dr. Husnul Chotimah M.Pd.

KS SMAN Taruna Nala Jawa Timur

Ketua 4

6.

Dr. Drs. I Nyoman Tingkat., M.Hum.

SMAN 2 Kuta Selatan Bali

Ketua 5

7.

Agus Prihanto, S.Pd., M.Pd.

SMKN 6 Balikpapan

Ketua 6

8.

Dr. Mariam Ui, M.Pd.

SMA Negeri 2 Limboto Gorontalo

Ketua 7

9.

Mustamil Lila, S.Pd., M.Pd

Maluku Utara

Ketua 8

10.

Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd.

SMAN 15 Bandung Jawa Barat

Sekretaris Jenderal

11.

Dr. H. Yonandi, M.Pd.

SMAN 2 Kota Tasikmalaya Jawa Barat

Sekretaris I

12.

Risa Marisa, M.Pd.

SMPN 61 Bandung Jawa Barat

Sekretaris II

13.

Dr. Elis Herawati, M.Pd.

SMKN 1 Sumedang Jawa Barat

Bedahara Umum

14.

Tuti Kurniati, M.Pd.

SMAN 1 Bandung

Bendahara I

15.

Dr.    H.    Amit   Saepul         Malik, M.Pd.I.

SMP Al-Muhajirin Purwakarta Jawa Barat

Departemen Organisasi

16.

Sukarni Chandra, S.Pd., M.Pd

SMKN 3 Balikpapan

Kalimantan Timur

Departemen Organisasi

17.

Slamet Munawar, M.Pd.

SMKN 12 Batam

Departemen Organisasi


 

18.

Ruslan Siwasiwan, S.Pd

SMA Negeri 21 Halmahera

Selatan, Provinsi Maluku Utara

Departemen Organisasi

19.

Elfi Sahara, Spd, Msi,

Sumatera Utara.

Departemen Organisasi

20.

Dra.Hj.Ria Wilastri,M.M.

Sumatera Selatan

Departemen Organisasi

21.

Dr. I Putu Eka Wilantara, M. Pd

SMA N 3 Singaraja Bali

Departemen Organisasi

22.

Dr. Willem Hanny Rawung, Ss , M.Hum

Sulawesi Utara

Departemen Organisasi

23.

Dian Sudiono, S.Pd., M.Pd

Banten

Departemen Organisasi

24.

Supyadin SE., M.M.Pd

Kepala SMAN 1 Cisolok

Kab Sukabumi Provinsi Jabar

Departemen Organisasi

25.

Lina, S.Pd., M.T.

SMAN 1 Padalarang Bandung Barat. Jawa Barat

Departemen Pengembangan Profesi

26.

Dr. Ester Yunginger, M.Pd.,

SMAN 1 Limboto Gorontalo

Departemen Pengembangan Profesi

27.

Puji   Astuti   Rahayu          Effendi., M.Pd.

SMKN 2 Sangatta Utara Kalimantan Timur

Departemen Pengembangan Profesi

28.

Ahlul Fikri, S.Pd., M.Pd.

SMAN 2 Lhoknga Aceh

Departemen Pengembangan Profesi

29.

Sabarudin, S.Pd, M.Pd

kepala SMA Negeri 1

Manggar Bangka Belitung

Departemen

Pengembangan Profesi

30.

Liyu,S.Pd.,M. Pd

Kepala SMAN 4 Kendari Sulawesi Tenggara

Departemen Pengembangan Profesi

31.

Imam Lubisasono, S.Pd.I., M.Pd.

SMAN 19 Kota Bandung

Departemen

Pengembangan Profesi

32.

Halimatang, S.Pd., M.Pfis.

SMAN 6 Palu

Provinsi Sulawesi Tengah.

Departemen Pengembangan Profesi

33.

Dra Pramita Riana M.Si

SMAN 2 Teluk Kuantan

Kab. Kuantan Singingi Prov Riau

Departemen Pengembangan Profesi

34.

Muhmmad Nasir, S.Pd. M.Pd.

SMPN 7 Makasar

Departemen Pengembangan Profesi

35.

Suyarno, S.Pd., M.Pd

SMAN 1 Tanah Grogot Kalimantan Timur

Departemen Kerjasama dan Komunikasi

36.

Dr. Ponijan, M.Pd

SMAS Islam PB Soedirman Bekasi

Departemen Kerjasama dan Komunikasi

37.

Edi Suhariyono, S.Pd., M.T., M.Si

Kepala SMKN 1 Tapin

Selatan Kalimantan Selatan

Departemen Kerjasama dan Komunikasi

38.

Dr. H. Toto Warsito, M.Ag.

SMAN 1 Bantarujeg Jawa

Barat

Departemen Kerjasama

dan Komunikasi

39.

Hj. Asrida Arsyad S.Pd., M.Pd

SMAN 9 Sigi Sulawesi Tengah

Departemen Kerjasama dan Komunikasi

40.

Dra. Hj. Titin Kuraesin M.Pd

SMAN 1 Purwakarta Jawa

Barat

Departemen Kerjasama

dan Komunikasi

41.

Lella Gusriny Ahmad, S.Pd., M.A.P

SMAN 1 Bualemo Sulawesi Tengah

Departemen Kerjasama dan Komunikasi


 

42.

Abdul Malik, M.Pd.

SMPN 29 Jakarta

Departemen Kerjasama dan Komunikasi

43.

Alexius Dance Tange, Sp

SMAS         St.                   Paulus Manokwari

Departemen Kerjasama dan Komunikasi

44.

Hj. Asmiati, S.Pd, M.Pd

SMKN 4 Kota Jambi

Departemen Kerjasama dan Komunikasi

45.

Dr. Gede Sukanaya, S.Pd., M.Pd

SMK N 1 Kubutambahan Bali

Departemen Pengkajian dan Pengebangan

46.

Salomina Rumainum, S.Pd

Kepala Sekolah SD Inpres

Kwamki I, Kab. Mimika Papua Tengah

Departemen Pengkajian dan Pengembangan

47.

Martinus Wenda, S.Pd

Kepala Sekolah Negeri Sentra Pendidikan, Kab.

Mimika Papua Tengah

Departemen Pengkajian dan Pengembangan

48.

Dr. Abdul Hamid, S.Pd., M.Pd

SMKN 5 Penajam Pasir Utara Kalimantan Timur

Departemen Pengkajian dan Pengembangan

49.

Ambo Awe, S.Pd., M.P.d.

SMKN 2 Berau Kalimantan Timur

Departemen Pengkajian dan Pengembangan

50.

Dr. Syaiful Kadir, M.Pd.

SMAN 3 Gorontalo

Departemen Pengkajian

dan Pengembangan

51.

Achmad Hidajat. S.Pd., M.Pd

Kep. Bangka Belitung

Departemen Pengkajian dan Pengembangan

52.

Sri Wahyuni, M.Pd.

SDN Mojorejo Jatim

Departemen Pengkajian

dan Pengembangan

53.

Moh. Taufik, S.Pd., M.Psi.

SMPN 17 Samarinda.

Kalimantan Timur

Departemen Pengkajian

dan Pengembangan

54.

Fujianto, S.S. M.Pd.

Kepala Sekolah SMAN 1 Sapeken Kabupaten

Sumenep Jawa Timur

Departemen Pengkajian dan Pengembangan

55.

Salju Sandalinggi

SMP NEGERI Koperapoka Papua Tengah

Departemen Pengkajian dan Pengembangan

56.

Dra. Hj. Ria Wilastri,. M.M.

SMAN 1 Sembawa Sumatera Selatan

Departemen    Advokasi

dan                 Perlindungan Hukum

57.

Domingus Madika, S.Pd., M.Pd.

SMKN 1 Mamasa Sulawesi Barat

Departemen    Advokasi

dan                 Perlindungan Hukum

58.

Abdul Wahid, M.Pd.

SMPN 20 Kendari Sulawesi Tenggara

Departemen                 Advokasi dan                 Perlindungan

Hukum

59.

Semuel Kuriake Balubun

SILN Singapura

Departemen    Advokasi

dan                 Perlindungan Hukum

60.

Vemmisuarni, S.Pd., Mm.

SMKN 1 Tabulahan Mamasa Sulawesi Barat

Departemen Advokasi dan Perlindungan

Hukum

61.

Nurfatiha Lapaola, S.Pd.,M.A.P.

Sulawesi Tengah

Departemen Advokasi

dan Perlindungan Hukum

62.

H.M. Purwono,

SDN Ajung 02 Jember Jawa Timur

Departemen Advokasi

dan Perlindungan Hukum


 

63.

Cecep Supria Y., S.Pd., M.Pd.

SMPN 1 Konawe Sulawesi Tenggara

Departemen Advokasi

dan Perlindungan Hukum

64.

Margarita Abraham, S.Pd., M.Pd

Papua Tengah

Departemen Advokasi dan Perlindungan

Hukum

65.

Neneng Fitri Ekasari, M.Pd.

SLB Cahaya Gemilang Pertiwi. Cianjur Jawa Barat

Departemen Advokasi dan Perlindungan Hukum

66.

Dr. Budi Setia Baskara, S.Pd, M.M

SMAN 1 Sukanagara

Departemen Advokasi

dan Perlindungan Hukum

67.

Elia Waromi, S.Pd. M.Pd

SMKN 2 Kota Jaya Pura

Departemen Kesejahteraan Sosial

68.

Drs Mohamad Rivai Engahu

SMK Negeri 1 Bulango Selatan Gorontalo

Departemen Kesejahteraan Sosial

69.

Maharita Usman.M.Pd.

SMA Negeri 1 Gorontalo Utara

Departemen Kesejahteraan Sosial

70.

Jooke Lendo, S.Pd., M.Si.

SDN 03 Manado Sulawesi Utara

Departemen Kesejahteraan Sosial

71.

Aji Fauzi, S.Pd.I

Kepala Sekolah SDN Gunungsari Kec. Cikidang

Sukabumi Jawa Barat

Departemen Kesejahteraan Sosial

72.

Deltje Lendo, S.Pd., M.Si.

SMA Pertiwi Manado Sulawesi Utara

Departemen Kesejahteraan Sosial

73.

I Made Rasta, S.Pd., M.Pd.H.

SMKN 1 Sawan Buleleng Bali

Departemen Kesejahteraan Sosial

74.

Sri Hendrawati, M.Pd.

SDN Ciateul Kota Bandung Jawa Barat

Departemen Kesejahteraan Sosial

75.

Lella         Gusriny                  Ahmad, S.Pd.,M.A.P.

SMAN 1 Bualemo Sulawesi Tengah

Departemen Kesejahteraan Sosial

76.

Yance, S.Pd.,M.M

SMAN 1 Mamasa Sulawesi Barat

Departemen Kesejahteraan Sosial

77.

Waridin, M.Pd.

SMAN 120 DKI

Departemen

Kesejahteraan Sosial