Berdasarkan hasil Kongres AKSI V di Bandung Oktober 2025, ditetapkan melalu SK Nomor: Ā 77/SK – KETUM/DPP – AKSI/XI/2025 Tentang Penetapan Visi Dan Misi AKSI Periode 2025–2029

VISI

  • ā€œMemimpin Transformasi Pendidikan Wujudkan Kepala Sekolah Profesional, Berintegritas, dan Inspiratif.ā€

Misi

  • Menmperkuat profesionalisme dan integritas kepala sekolah sebagai pemimpin
  • Mendorong inovasi dan transformasi sekolah berbasis teknologi, data, dan praktik
  • Memperluas jejaring kolaborasi lintas jenjang demi memperkuat ekosistem pendidikan nasional.
  • Membangun organisasi kepala sekolah yang modern, inklusif, responsif, dan
    Menjadi mitra strategis pemerintah dan pemangku kepentingan pendidikan dalam peningkatan mutu sekolah.

 

Ditetapkan: di Bandung Tanggal: 13 November 2025

ASOSIASI KEPALA SEKOLAH INDONESIA

Ketua Umum,

Dr. Dudung Nurullah Koswara, M.Pd.

AKSI – Biliar bukan lagi identik dengan judi, minuman keras, dan prostitusi. Biliar kini sudah menjadi cabang olah raga prestasi. Persatuan Olah Raga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) sudah terbentuk diberbagai daerah.

Olah Raga Biliar bisa jadi alternatif sumber penghidupan bagi siapa saja yang berminat. Olah raga biliar belum dikenal masyarakat seperti baket, Voly, dan sepak bola, dan futsal. Murid-murid di sekolah kebanyakan masih awam.

Namun ketika salah seorang murid ketua OSIS di tanya tentang keberadaan bilir, mereka menjawab murid-murid sudah ada yang bermain biliar. Namun sejauh ini belum didalami apakah mereka bermain biliar untuk prestasi atau sekedar hobi.

Salah seorang ketua OSIS berpendapat, “kalau menurut saya bagus pak karena memang billiard juga ada peminatnya, tetapi untuk ekstra billiard harus di survey dulu sih bapak dan harus jelas siapa yang akan manage ekskulnya agar hidup ekstranya bapak, seperti halnya ekstra jurnalistik yang niatnya datang langsung dari siswa termasuk management ekstranya kemudian kemarin sudah disahkan bersama wakasek menjadi bagian dari ekskra.”

Tahap awal untuk menjadikan Biliar sebagai ektrakurikuler, perlu ada sosialisasi dari POBSI ke sekolah-sekolah. Hal ini untuk melihat sejauh mana potensi dan minat murid berminat mengikuti ektrakurikuler biliar. Untuk melakukan sosialisasi POBSI bisa datang ke sekolah-sekolah, atau mengundang murid-murid ke tempat pelatihan di POBSI, sehingga murid-murid bisa melihat langsung bagaimana POBSI mencetak atlit biliar di tempatnya.

Jika murid-murid berminat untuk membuka ektrakurikuler biliar di sekolah, pihak sekolah harus menyediakan pelatih, sarana dan prasarananya. Menurut Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd. Sekjen DPP AKSI, “berbagai potensi yang ada dari murid harus terus dikembangkan sehingga murid menjadi banyak alternatif untuk berkarir dalam hidupnya.

Biliar jadi ektrakurikuler layak untuk dicoba. Para kepala sekolah bisa jadi fasilitator dalam pengembangan ekstrakurikuler biliar. Biliar olah raga melatih konsentrasi otak, emosi, keterampilan, dan menyenangkan.Ā  Perlu keterlibatan profesional untuk menepis prasangka biliar dientik dengan keburukan di mata masyarakat.***

 

AKSI – “Pemimpin perempuan dianggap kompeten tapi menghadapi berbagai hambatan sosial, budaya, juga rendahnya kepercayaan diri”, demikian menurut laporan dari tim INOVASI. Atas dasar itu, kerjasama dengan Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) bertujuan untuk menggali lebih banyak potensi kepemimpinan kepala sekolah perempuan di berbagai daerah.

Kegiatan akan difokuskan pada tiga provinsi, yaitu Nusa Tenggara Timur, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Di masing-masing provinsi akan digali beberapa kabupaten. Di NTT empat kabupaten, di Jawa Timur empat kabupaten, dan di Jawa Barat dua Kabupaten.

Kegiatan dilakukan kerjasama pengurus AKSI pusat dan daerah dengan tim INOVASI. Kegiatan meliputi penyusunan kriteria sosok kepala sekolah perempuan hebat di jenjang sekolah dasar, sosialisasi kriteria kepala sekolah hebat, seleksi kepala sekolah perempuan hebat, penyusunan video dokumenter kepala sekolah perempuan hebat, seminar kepala sekolah perempuan hebat di daerah, dan seminar kepala sekolah perempuan hebat di tingkat nasional.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberi dukungan dan semangat kepada guru-guru perempuan untuk berani berkarir menjadi kepala sekolah perempuan hebat diberbagai daerah. Dr. Toto Suharya, S.Pd. M.Pd, Sekjen DPP AKSI mengatakan, kaum perempuan diakui memiliki tingkat ketekunan dan kesabaran dalam mengemban tugas pendidikan. Keterlibatan perempuan menjadi kepala sekolah perlu mendapat perhatian karena jumlahnya masuh dominan kaum laki-laki.

Selain dukungan dari luar, kaum perempuan juga perlu terus meningkatkan wawasan ilmu pengetahuan dan kompetensi profesi keguruan dan kepemimpinan. Seorang pemimpin tentu memiliki berbagai tantangan berat yang harus dihadapi. Kompetensi menajerial, sosial, kewirausahaan, dan kepribadian benar-benar harus dimiliki.

Dr. Toto menyamapaikan, “pemimpin laki-laki atau perempuan, pada prinsipnya harus pandai berbagi peran antara tugas di rumah dan di dunia kerja. Tugas di rumah harus dikelola sama baiknya dengan tugas di dunia kerja. Untuk mengelola keduanya dengan baik, kembali kepada kompetensi yang harus mumpuni dimiliki.***

 

AKSI – Pengurus DPP AKSI melakukan pengukuhan Pengurus DPD AKSI Provinsi Jawa Barat. Sekjen DPP AKSI memberi amanat sukseskan program dana abadi AKSI.Ā 

Toto Suharya, S.Pd., M.Pd., Sekjen DPP AKSI mengatakan, ā€œDewan Kehormatan bisa dijabat oleh para tokoh peduli pendidikanā€. Para pengurus AKSI harus kepala sekolah aktif.

Purwanto, M.Pd. saat ini menjabat Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat adalah tokoh pendidikan Jawa Barat, dikenal sebagai tokoh pendidikan bidang kearifan lokal Budaya Sunda.

Dalam bukunya yang berjudul ā€œĀ Menyemai Karakter LinuhungĀ ā€ Beliau secara konsisten menerapkan praktik-praktik pendidikan berbasis kearifan lokal Sunda di tingkat satuan pendidikan.

Usai pengukuhan, Dr. Toto Sekjen DPP AKSI memberikan Arahan pada para pengurus DPD Provinsi Jawa Barat, untuk membentuk Pengurus DPC di 27 Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Barat.

Selain itu, Sekjen DPP AKSI menjelaskan pada program tahun 2025-2029 ada program baru yang tertuang dalam AD/ART, yang harus mendapat perhatian para pengurus.

Dalam jangka panjang, Pengurus DPP, DPD, dan DPC, harus mengupayakan Dana Abadi Organsisi AKSI, sebagai dana investasi jangka panjang untuk mendukung kelangsungan AKSI.

Dana Abadi bersumber dari wakaf untuk pengurus dan anggota Organisasi Profesi AKSI. Dana disimpan dalam jangka panjang dalam bentuk aset investasi di pasar modal.

Aset termasuk wakaf yang tidak boleh diperjualbelikan, kecuali untuk diambil manfaatnya dari keuntungan untuk kepentingan berbagai biaya kegiatan organisasi maupun operasional.

Menurut Dr. Toto program ini sangat strategis karena dapat menjadi motor penggerak roda organisasi dalam berbagai kondisi.Ā 

Dana wakaf bersifat sukarela untuk kepentingan organisasi bahkan ke depan manfaat dana dari hasil investasi dapat digunakan untuk bantuan-bantuan sosial AKSI.

Dr. Toto menghimbau agar para kepala sekolah dapat bergabung menjadi anggota AKSI dengan mendaftar secara online di web: kartu.satuaksi.id. untuk mendapatkan kartu anggota AKSI.***

Dr. Dudung Nurullah Koswara, M.Pd. Ketua Umum DPP AKSI

Dosen STIE PGRI
SMAN 2 Cimahi
SMAN1 Sukaraja
GURU SMAN1 Kota Sukabumi
Ketua MGMP Sejarah Kota Sukabumi
Ketua Anggkatan Jurusan Sejarah UPI
Ketua Anggkatan Program Magister Unpak
Ketua Angkatan Program Doktoral Unpak
Ketua Ranting PGRI
Ketua PC PGRI
Ketua PGRI Kota Sukabumi
Dewan Pembina PGRI Kota Sukabumi
Ketua PB PGRI Hasil Kongres Tahun 2019
Pengurus PUI Kota Sukabumi
Wakil Ketua Asosiasi Guru Penulis Pengurus Besar PGRI
Trainner dan Motivator Menulis Pengurus Besar PGRI
Ketua Rombongan Guru Kerjasama Australia Indonesia
Ketua Forum Guru Inspiratif Jawa Barat
Kepala SMA Pengerak Angkatan 1, SMAN1
Parungpanjang, Kabupaten Bogor
Ketua FKKS 69 Jawa Barat
Dewan Penasehat GLN Gareulis Jawa Barat
Pembina SRA Kemen PPPA
Ketua DPP Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI)

Penghargaan

  1. Juara 2 Nasional bidang Kesejarahan
  2. Juara 1 Jabar Bidang Pendidikan
  3. Juara 1 Jabar Bidang Seni
  4. Nominator Guru Inspiratif Jawa Barat tahun 2017
  5. Pemenang Guru Inspiratif Jawa Barat 2018
  6. Piagam Penulis Prokduktif Media Sinar Pagi
  7. Piagam Penulis Produktif Media Beritadisdik.com
  8. Piagam Penulis Inspiratif AKSI

Karya

  1. Lagu ā€œSmansa Jayaā€
  2. Lagu ā€œPGRI Rumah Perjuanganā€
  3. Lagu ā€œSMAN1 Parungpanjang Jayalah Selaluā€
  4. Lagu ā€œSMAN1 Cikakak Serempak Bergerakā€
  5. Opini pendidikan (Republika, Pikiran Rakyat, Jawa Pos Group,
    Kompasiana, Majalah Nasional PB PGRI, Majalag PGRI jawa Barat dll)
  6. Buku, ā€œPGRI Wajah Guru Indonesiaā€
  7. Buku, ā€œBermula Dari Guruā€
  8. Buku, ā€œSaatnya Guru Berpolitikā€
  9. Buku, ā€œSelamanya Jokowi Presidenkuā€
  10. Buku, ā€œLiterasiku Pendidikanā€
  11. Buku, ā€œAyo Belajar Menulisā€
  12. Buku, ā€œLiterasi Spiritualā€
  13. Buku, ā€œLiterasi Politikā€
  14. Buku, ā€œDarah Guruā€
  15. Buku, ā€œCovid-19 Kumpukan Tulisan Era Pandemiā€
  16. Buku, ā€œKumpulan Opini Sinar Pagi Newsā€
  17. Buku,, ā€œPGRI Bergerakā€
  18. Buku, ā€œNadiem Bintang Milenialā€
  19. Buku, ā€œPGRI Menulisā€
  20. Buku, ā€œPGRI Menulis2ā€
  21. Buku, ā€œSudut Pandangā€
  22. Buku, ā€œCatatan Kecilā€
  23. Buku, ā€œ121 OPINIā€
  24. Buku, ā€œ99 Opiniā€
  25. Buku, ā€œ101 Opiniā€
  26. Buku, ā€œDuo Kepala SMA Menulisā€
  27. Buku, ā€œKomitemen Guru Terhadap Organisasiā€
  28. Buku, ā€œIkhtiar Memuliakan Pendidikanā€
  29. Buku, ā€œNarasi New Normalā€
  30. Buku, ā€œCatatan Kecilā€
  31. Buku, ā€œOpini 45ā€
  32. Buku, ā€œJejak Pikir DNKā€
  33. Buku, ā€œMengawal Martabat Guru Honorerā€
  34. Buku, ā€œDNK Series PGRIā€
  35. Buku, ā€œDNK Series Pendidikanā€
  36. Buku, ā€œDNK Series Tokohā€
  37. Buku, ā€œDNK Series Sosial Budayaā€
  38. Buku ā€œSelamatkan PGRIā€
  39. Buku ā€œRUU SISDIKNAS PLUSā€
  40. Buku ā€œOpini Randomā€
  41. Buku ā€œPerspektif Kepala Sekolahā€
  42. Buku ā€œLiterasi Awal Tahun 2023ā€
  43. Buku ā€œMengawal Martabat Guru Honorerā€
  44. Buku ā€œMerdeka Belajar, Merdeka Literasiā€

Riwayat Pendidikan

  1. SDN Tasikmalaya
  2. SMPN Tasikmalaya
  3. SMAN Tasikmalaya
  4. D-3 UPI Bandung
  5. S-1 UPI Bandung
  6. S-2 Unpak Bogor
  7. S-3 Unpak Bogor

Dr. Dudung Nurullah Koswara, M.Pd. terpilih sebagia Ketua Umum DPP AKSI. Pada hari Sabtu, tanggal 5 Oktober 2025, bertempat di Hotel Harris Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung, telah diselenggarakan Kongres V Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) yang dihadiri oleh para pengurus DPP, DPD, serta perwakilan kepala sekolah dari seluruh provinsi di Indonesia.
Kongres ini merupakan forum tertinggi organisasi yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya serta penetapan arah kebijakan organisasi dan pembentukan pengurus baru untuk masa bakti berikutnya.
Melalui sidang pleno yang dipimpin oleh pimpinan sidang terpilih, Kongres V AKSI telah membahas dan menetapkan beberapa keputusan strategis, salah satunya adalah pembentukan dan pengesahan Pengurus Pusat AKSI Masa Bakti 2025–2029.
Hasil kongres menetapkan bahwa struktur kepengurusan baru terdiri atas:

• Ketua Umum, Ketua Wilayah
• Sekretaris Jenderal
• Bendahara Umum
• Serta bidang-bidang strategis yang mendukung visi dan misi organisasi dalam memperkuat kepemimpinan kepala sekolah di Indonesia.

Proses pemilihan dan penetapan dilakukan secara musyawarah mufakat, dengan mempertimbangkan rekam jejak, integritas, dan kontribusi para calon terhadap pengembangan organisasi. Dengan ditetapkannya Pengurus Pusat AKSI Masa Bakti 2025–2029, diharapkan kepemimpinan baru ini dapat meneruskan semangat kolaborasi, integritas, dan inovasi untuk menjadikan AKSI sebagai
wadah profesional yang kuat, berkarakter, dan berperan nyata dalam peningkatan mutu pendidikan nasional.

Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd., Sekjen DPP AKSI

AKSI – Bagi bapak ibu kepala sekolah hebat di seluruh Indonesia. Mohon maaf akun grup wa AKSI NASIONAL kena bajak. Untuk itu bapak ibu kepala sekolah yang masih tergabung di akun grup lama segera keluar dan bergabung di grup NEW AKSI NASIONAL. Demikian juga untuk grup AKSI JABAR di Jawa Barat segera keluar dari grup tersebut. Pembajak menggunakan akun atas nama Kepala Sekolah Budi Suhardiman, dia menjadi admin di akun tersebut. Padahal akun tersebut pemiliknya bukan pak Budi Suhardiman lagi karena sudah dibajak.

Mohon bapak ibu, untuk tidak mengikuti instruksi apapun di grup tersebut. Pembajak menjadikan dirinya sendiri sebagai admin, dan anggota grup yang lain tidak bisa berkomunikasi. Mohoh berhati-hati jika ada yang tiba-tiba masuk wa tanpa identitas untuk segera di blokir atau dihapus dari chat.

Untuk keamanan bapak ibu kepala sekolah hebat, silahkan tingkatkan keamanan akun wa pribadi anda. Masuk ke wa dan klik menu setting…klik verifikasi dua langkah, aktifkan sandi, atau aktifkan notifikasi keamanan. Untuk lebih jelas bisa mencari tutorial di youtube bagaimana cara menjaga keamanan akun wa anda masing-masing.

Demikian bapak ibu semoga kita bisa berjumpa di kongres AKSI V 2025 di Balikpapan Kalimantan Timur. Semoga bapak ibu kepala sekolah hebat selalu berada dalam lindungan Allah swt.

Surat Keputusan Ketua Umum DPP AKSI Menetapkan tempat Kongres V di kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur. Hari Kamis-Sabtu, Tanggal 22-24 Mei 2025

AKSI – Berdasarkan SK No. 37/SK/DPP-AKSI/X/2024 Kongres AKSI V telah ditetapkan dilaksanakan di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur. Dalam kegiatan Kongres diundang seluruh pengurus dan anggota AKSI perwakilan provinsi diwakili dari kepala sekolah jenjang PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB.

Kongres akan mengundang tokoh-tokoh penting di republik Indonesia, untuk bersama-sama berjuang melalui pendidikan dengan mendukung upaya peningkatan kompetensi kepala sekolah untuk mewujudkan kepala sekolah profesional dalam memberikan layanan pendidikan bermutu di seluruh pelosok. Kepala sekolah merupakan tokoh penting di dunia pendidikan, karena kepala sekolah adalah kapten kesebelasan yang menjamin kualitas layanan pendidikan.

Kuota peserta per provinsi akan ditentukan kemudian melalui rapat panitia kongres AKSI V Balikpapan. Saat ini panitia kongres sedang berkoordinasi dengan pengurus DPD AKSI Provinsi Balikpapan untuk merancang terlaksananya kongres. Tema kali ini “Indonesia Emas 2045 Kepala Sekolah Hebat Indonesia Kuat”. Semoga Indonesia tetap jaya, semangat terus maju pantang mundur demi kejayaan negara. Optimis Tanpa Batas….Semoga Allah melancarkan urusan kita semua.

Webinar Internasional Bersama Global Peace Foundation…Tunggu Webinar Selanjutnya…

AKSI – A Problem Solving Approach for Peace. Tema ini menjadi narasi besar yang harus terus disebarluaskan. Jumlah penduduk bumi kurang lebih 8 Miliar. Semakin banyak populasi manusia jika tidak terkontrol dengan baik akan terjadi kekacauan. Pola pendidikan harus melatih manusia pandai dalam menyelesaikan masalah agar eksistensi manusia tetap damai sekalipun jumlahnya terus bertambah banyak.

Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd, mengatakan , “semakin banyak manusia semakin banyak masalah tercipta”. Pendidikan dengan pendekatan problem solving menjadi model pembelajaran yang harus terus dikembangkan secara berkelanjutan, dari pendidikan usia dinia sampai tingkat pendidikan tinggi. Pendekatan problem solving melatih murid-murid menjadi pemimpin yang baik. Sebaik-baiknya pemimpin mereka yang bisa membantu masyarakat menyelesaikan masalah.

Ketua Umum DPP AKSI Dr. Asep Tapip Yani, M.Pd. Serahkan Buku Pada Mendikbuddasmen Prof. Abdul Mu’ti

Ketua DPP Umum AKSI Dr. Asep Tapip Yani, M.Pd. menyatakan siapapun pemerintahnya, Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) selalu siap terlibat aktif dalam program-program pendidikan yang digulirkan pemerintah. AKSI memiliki visi dan misi untuk kemajuan bangsa, maka dari itu AKSI selalu hadir untuk kemajuan bangsa Indonesia.

AKSI adalah organisasi profesional, selalu memihak dalam rangka kepentingan negara. Di bawah undang-undang 1945 AKSI mengemban misi tujuan negara yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd. Sekjen DPP AKSI mengapresiasi pidato Presiden Prabowo Subianto pada HGN 2024. Beliau mengatakan, “ketika negara-negara maju memprioritaskan angggaran pertahanan dalam APBN, Indonesia memprioritaskan pendidikan dalam APBN”. AKSI menyambut baik langkah ini, dan siap berusaha keras untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di satuan-satuan pendidikan.